WASHINGTON, iNews.id - Upaya Presiden Amerika Serikat terpilih, Joe Biden, untuk segera menangani pandemi Covid-19 menemui hambatan. Biden dan timnya sampai saat ini belum memperoleh akses data dan informasi dari adminstrator pemerintahan Donald Trump.
Pascakemenangan di Pilpres AS 2020, Biden bergerak cepat dengan membentuk tim transisi. Fokus utama tim transisi Biden--sesuai dengan janji kampanye--adalah mengendalikan penyebaran Covid-19 di AS yang masih tinggi.
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Langkah tersebut mendapat perlawanan dari pihak Trump yang menganggap hasil pemilu prematur. Capres dari Partai Republik berulang kali menegaskan dirinya memenangkan pilpres serta menuduh kecurangan masif dan terstruktur dilakukan Biden dan Partai Demokrat.
Trump secara khusus memperingatkan pada para pejabatnya--yang baru akan habis masa bakti pada Januari mendatang--agar tidak masuk atau membantu tim transisi Biden. Salah satunya tidak memberikan akses dan data informasi, termasuk ranah intelijen.
9 Anggota Tim Kampanye Joe Biden Diberi Jabatan di Gedung Putih
Hal inilah yang diakui Biden menghambat upayanya menekan dampak Covid-19 di AS yang makin hari semakin parah.