Bersiap Hadapi Badai Shanshan, Warga Jepang Diminta Pulang Cepat
TOKYO, iNews.id - Badai terbaru bergerak menuju dataran Jepang, Rabu (8/8/2018). Badan Cuaca Jepang memperingatkan badai akan menyebabkan hujan lebat disertai angin kencang.
Pada Rabu pagi, badai disertai angin kencang berkecapatan 180 kilometer per jam menerjang wilayah sekitar 500 kilometer sebelah tenggara Tokyo.
Pemerintah meminta warga pulang lebih awal mengingat hujan dan angin diperkirakan akan meningkat hingga Kamis (9/8/2018).
Badai Shanshan diperkirakan akan tiba di daratan sekitar 100 kilometer sebelah timur Tokyo pada Kamis pagi. Hal ini memicu kekhawatiran gangguan aktivitas warga yang berangkat bekerja.
Maskapai penerbangan memutuskan membatalkan puluhan jadwal penerbangan domestik dan internasional ke dan dari Bandara Narita, Tokyo.
ANA Group membatalkan 36 penerbangan domestik serta penerbangan internasional dari Narita ke Shanghai dan Hong Kong. Air New Zealand juga membatalkan perjalanan pulang pergi antara Auckland dan Narita.
Badai Shanshan merupakan fenomena terbaru di Jepang, yang sebelumnya dilanda hujan dan gelombang panas yang melumpuhkan wilayah tengah dan barat negara itu pada awal Juli.
Hujan lebat menyebabkan banjir dan tanah longsor menewaskan lebih dari 200 orang dan menghancurkan sebagian besar Jepang.
Editor: Nathania Riris Michico