Begini Jadinya jika Burger Dibiarkan Selama 24 Tahun
MELBOURNE, iNews.id - Dua pria di Australia menyimpan burger selama 24 tahun. Casey Dean (39) dan Eduards Nits (38) membeli burger itu dari gerai McDonald's di Adelaide pada 1995. Saat itu keduanya masih remaja.
Uniknya, burger Quarter Pounder berisi keju tersebut tidak menyusut drastis dan masih berbentuk nyaris sama seperti saat mereka membelinya.
"Saat remaja kami memesan banyak makanan dan itu terlalu banyak. Itu memulai rangkaian candaan, 'Bayangkan jika kita menyimpan ini selamanya', dan inilah jadinya," kata Dean, kepada AFP.
Meski burger sedikit menyusut dari ukuran asli, bentuknya tetap utuh, tidak ada tanda-tanda jamur serta berbau.
"Bahkan biji wijen masih ada, hanya beberapa yang terlempar," kata Dean.
Dean dan Nits mengatakan hubungan mereka dengan Quarter Pounder akan berlangsung selama 25 tahun atau sampai November 2020. Setelah itu mereka berencana mengembalikannya ke tempat semula, gerai McDonald's.
"Kami telah membicarakan tentang membawanya kembali ke tempat berasal, temui staf di sana dan kita lihal apakah dia mengenali seseorang," kata Dean.
(Burger yang dibeli pada 1994 masih utuh/AFP)
Dijuluki 'Burger Senior' dan 'pasangan' burger itu beberapa kali dijadikan foto profil media sosial, bahkan Dean dan Nits membuat lagu tentang itu.
Mereka yakin Quarter Pounder merupakan burger tertua di dunia, setidaknya dibandingkan produk McDonald's lainnya, melampaui burger keju berusia 10 tahun yang pernah ditampilkan dalam wadah kaca di Islandia.
Burger itu disimpan di dalam kotak terbuat dari kayu dan kardus dan ditutup menggunakan kunci di rumah Melbourne.
Kotak itu disimpan selama 10 tahun bercampur dengan pakaian di gudang rumah, di mana suhunya mencapai 30 derajat Celcius di musim panas.
Dean mengklaim burger bisa awet karena tikus tak berminat memakannya, meski di dalam lapisan ada keju. Tikus hanya memakan plastik dan makanan.
"Tikus-tikus itu benar-benar makan kantong plastik, tumpukan pakaian, masuk ke kotak dan meninggalkan burger. 'Pasangan' kami aman," katanya.
Dean pun menjawab keraguan banyak orang bahwa mereka mengarang cerita. Untuk itu dia menunjukkan kertas kemasan McDonald's lawas untuk memberi tahu bahwa burger itu benar berasal dari pertengahan 1990-an.
Seorang juru bicara McDonald's mengatakan mengapa produk burgernya tidak membusuk meskipun dalam waktu lama.
"Alasan mengapa burger kami terkadang tidak berjamur ketika dibiarkan pada suhu kamar di lingkungan yang kering, adalah begitu menu dimasak, tidak ada cukup uap air yang mendukung pertumbuhan bakteri," ujarnya.
Dia menyarankan cara terbaik untuk menikmati makanan Mc'D adalah saat masih panas.
Editor: Anton Suhartono