Baru Sebulan Diangkat, Menteri Kehakiman Korsel Mundur karena Skandal Korupsi Keluarga
SEOUL, iNews.id - Menteri Kehakiman Korea Selatan Cho Kuk mengumumkan pengunduran dirinya, Senin (14/10/2019). Pengangkatannya oleh Presiden Moon Jae In sempat mengundang kontroversi terkait kasus yang menyeret keluarga Cho.
Pengumuman pengunduran diri ini disampaikan di usia jabatan Cho sebagai menteri yang baru mencapai sebulan. Dia diangkat oleh Moon pada 9 September 2019 dan dibebankan tugas untuk memimpin reformasi di tubuh kantor kejaksaan Korsel.
"Saya hanya 'menyalakan' reformasi di kejaksaan. Peran saya untuk menyalakan telah berakhir," kata pria yang sebelumnya menjabat sebagai pembantu senior presiden untuk urusan sipil itu, dalam sebuah pernyataan.
Pengumuman ini disampaikan hanya beberapa jam setelah dia mengadakan konferensi pers untuk menjelaskan langkah-langkah dalam mereformasi kejaksaan.
Cho mengatakan, penyelidikan atas tuduhan korupsi melibatkan keluarganya juga sedang berlangsung.
"Saya merasa bersalah kepada warga mengenai penyelidikan atas keluarga saya, tapi saya tetap menempatkan diri sebaik mungkin sebagai menteri kehakiman yang sedang mereformasi kejaksaan. Sekarang peran saya telah berakhir. Sekarang saya berharap bisa meletakkan segalanya dan mengurus keluarga yang sedang mengalami masa tersulit dan paling menyakitkan dalam hidup mereka," katanya.
Keluarga Cho, termasuk istri, anak perempuan, dan putranya, telah diperiksa oleh jaksa beberapa kali mengenai tuduhan investasi ekuitas dan penerimaan masuk perguruan tinggi.
Cho memang tak terlibat secara langsung dalam skandal korupsi yang menghebohkan ini, melainkan hanya melibatkan keluarganya.
Editor: Anton Suhartono