Badai Salju Lumpuhkan Beijing, Jalan-Jalan Ditutup
BEIJING, iNews.id - Badai salju melumpuhkan Beijing, China, Rabu (21/2/2024). Otoritas terpaksa menutup delapan jalan utama di ibu kota China itu akibat tertutup salju tebal dan membahayakan transportasi.
Publik dikejutkan dengan hujan salju lebat pada Selasa (20/2/2024) malam yang di luar prediksi. Sebagian wilayah China diprediksi akan diterjang badai salju hingga menyebabkan suhu di bawah 0 derajat Celsius hingga beberpa pekan.
Dinas perhubungan setempat mengatur arus lalu lintas setelah delapan jalan utama ditutup. Kondisi itu ditambah cuaca buruk membuat banyak perusahaan menerapkan waktu kerja fleksibel dan work from home bagi para karyawan.
Hujan salju lebat di wilayah perkotaan sebenarnya telah berhenti, namun dampak yang ditimbulkan sangat mengganggu aktivitas warga. Sementara hujan masih mengguyur wilayah pegunungan.
Hujan Salju Lebat, 150 Penerbangan di Amsterdam Belanda Dibatalkan
Banyak warga Beijing yang mengeluhkan cuaca buruk karena mengganggu aktivitas mereka.
“Beberapa hari setelah turun salju saya merasa tidak nyaman karena jalanan licin dan para pengemudi menjadi kurang perhatian,” kata Kylie Chen, seorang warga, kepada Reuters.
Perempuan 23 tahun itu kesulitan mencapai tempat bekerja karena kondisi jalan serta lumpuhnya moda transportasi. Oleh karena itu, Kylie terpaksa berjalan kaki ke kantor melewati jalan yang tertutup salju tebal.
Warga lainnya, Li Qiuhao, mengatakan perusahaannya menerapkan waktu kerja fleksibel, sehingga dia tak perlu sampai kantor sesuai jamnya.
“(Perusahaan) Mengizinkan kami memilih waktu kerja lebih leluasa. Ini berarti kita bisa menghindari masalah perjalanan dan lalu lintas,” kata pria berusia 31 tahun itu.
Pakar dari lembaga pengamat cuaca setempat mengatakan kepada surat kabar Beijing Daily, hujan salju di ibu kota pada Selasa malam berlangsung lebih lama dan lebih lebat dari perkiraan sebelumnya. Ini dipicu pertemuan arus udara lembab dari selatan dan massa udara dingin yang bergerak perlahan ke arah timur.
Stasiun televisi pemerintah CCTV melaporkan, cuaca buruk memaksa penutupan hampir 200 ruas jalan di seluruh China.
Pusat Meteorologi Nasional memperkirakan sejumlah wilayah negara itu akan mengalami suhu di bawah 0 derajat Celsius hingga beberapa pekan mendatang.
Editor: Anton Suhartono