AS Uji Coba Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir Minuteman III, Korut Waspada
SEOUL, iNews.id - Korea Utara (Koeut) merespons uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) Amerika Serikat (AS) yang dilakukan para Rabu lalu. Uji coba rudal Minuteman III itu gagal setelah meledak di udara, namun Korut tetap menganggapnya sebagai ancaman serius.
Korut akan meningkatkan sistem pencegahan militer untuk memastikan keamanan negara dari ancaman senjata nuklir AS.
Seorang pengamat militer Korut mengatakan, meski uji coba tersebut gagal, ada kekhawatian boneka militer AS di kawasan yakni Korea Selatan (Korsel) menjadi landasan bagi senjata nuklir AS untuk diarahkan ke negaranya.
“DPRK akan terus melanjutkan aksi militernya untuk meningkatkan pencegahan dan menjamin keamanan strategis di semenanjung Korea dan kawasan,” kata pengamat yang identitasnya tidak disebutkan itu seperti dilaporkan kantor berita pemerintah, KCNA, Jumat (3/11/2023).
Pengeboman RS di Gaza, Begini Kecaman Keras Korut kepada Israel dan AS
Dia juga mengkritik kerja sama militer terbaru AS dan Korsel baru-baru ini, termasuk penempatan pesawat pengebom strategis nuklir.
“Ancaman nuklir oleh AS dan pasukan bawahannya terhadap DPRK mendekati garis merah baru,” ujarnya, seraya menyerukan penguatan angkatan bersenjata nuklir demi mempertahankan diri.
Kementerian Unifikasi Korsel mengomentari pernyataan pengamat tersebut yakni sinyal Korut bersiap untuk melakukan provokasi militer terbaru.
“Jelas bahwa meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea saat ini disebabkan pengembangan nuklir Korea Utara yang sia-sia dan provokasi militer yang sembrono,” kata Wakil Juru Bicara Kementerian Unifikasi Korsel Kim In Ae.
Angkatan Udara AS meluncurkan rudal Minuteman III berkemampuan nuklir dari pangkalan di California pada Rabu lalu. Rudal kemudian diledakkan di udara setelah mengalami ketidakwajaran. Uji coba tersebut juga disaksikan pejabat pertahanan Korsel.
Editor: Anton Suhartono