Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia
Advertisement . Scroll to see content

AS Tak Terima 2 Diplomatnya Diusir Rusia, Ancam Balas Dendam

Jumat, 15 September 2023 - 13:10:00 WIB
AS Tak Terima 2 Diplomatnya Diusir Rusia, Ancam Balas Dendam
AS mengancam akan membalas keputusan Rusia mengusir dua diplomatnya (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Departemen Luar Negeri (Deplu) Amerika Serikat (AS) mengecam keputusan Rusia mengusir dua diplomatnya. AS berjanji akan membalas keputusan itu.

“Pengusiran personel diplomatik kami tanpa alasan sama sekali tidak berdasar. Kami menyesalkan Rusia telah mengambil jalan ini dan Anda tentu bisa berharap kami akan merespons tindakan mereka dengan tepat,” kata Juru Bicara Deplu AS, Matthew Miller.

Miller menambahkan, Rusia memilih konfrontasi dan eskalasi dibandingkan menyelesaikan masalah secara konstruktif.

Sebelumnya Kemlu Rusia memanggil Dubes AS di Moskow Lynne Trace untuk menyampaikan protes keras seraya memberi tahu pengusiran dua anak buahnya.

Dijelaskan ada ketidaksesuaian kedua diplomat itu dengan status diplomatiknya, yakni melibatkan Sekretaris Pertama Kedubes AS Jeffrey Sillin dan Sekretaris Kedua Kedubes David Bernstein.

“Orang-orang ini melakukan aktivitas ilegal, melakukan kontak dengan warga negara Rusia Robert Shonov, yang dituduh melakukan ‘kerja sama rahasia’ dengan pemerintah asing,” bunyi pernyataan.

Pada akhir Agustus, Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) menyatakan akan meminta keterangan Sillin dan Bernstein tentang dugaan keduanya berupaya membujuk Rostov mengumpulkan informasi intelijen terkait perang Ukraina.

Rostov sebelumnya bekerja di Konsulat AS di Vladivostok, Timur Jauh.

AS membantah tuduhan tersebut. Miller menyebut tuduhan itu sepenuhnya tidak berdasar dan bagian dari upaya untuk mengintimidasi dan melecehkan stafnya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut