Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Plastik Naik Signifikan, Pedagang Curhat Sepi Pembeli 
Advertisement . Scroll to see content

AS Sesumbar Jadikan Iran Kembali ke Zaman Batu, Gempur Habis-habisan

Kamis, 02 April 2026 - 16:16:00 WIB
AS Sesumbar Jadikan Iran Kembali ke Zaman Batu, Gempur Habis-habisan
Donald Trump sesumbar akan mengembalikan Iran ke Zaman Batu (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan pernyataan keras terkait perang melawan Iran. Dia sesumbar akan “mengembalikan Iran ke Zaman Batu” melalui serangan besar-besaran yang akan digencarkan dalam waktu dekat.

Trump menegaskan, sebelum operasi militer benar-benar berakhir, AS akan melancarkan gempuran habis-habisan dalam 2 hingga 3 pekan ke depan. 

“Kita membuat mereka kembali ke Zaman Batu, tempat mereka seharusnya berada,” ujarnya, dalam pidato terkait operasi militer bertajuk Operasi Epic Fury, Rabu (1/4/2026) malam waktu Washington DC.

Dia juga mengungkapkan target serangan berikutnya bisa mencakup seluruh infrastruktur vital Iran, termasuk pembangkit listrik yang berpotensi dihantam secara bersamaan. Opsi penghancuran total tetap terbuka jika tidak ada kesepakatan yang tercapai.

Dalam pidato tersebut, Trump mengklaim perang melawan Iran hampir mencapai titik akhir. Dia menyebut tujuan strategis utama AS sudah hampir tercapai setelah sekitar satu bulan pertempuran intensif.

“Malam ini, saya dengan senang hati menyampaikan, tujuan strategis inti ini hampir selesai,” ujarnya.

Sejak dimulainya serangan bersama dengan Israel pada 28 Februari lalu, Trump menyebut militer AS telah berada di jalur yang tepat untuk meraih kemenangan dalam waktu singkat. Dia memperkirakan perang akan berakhir dalam 2 hingga 3 minggu ke depan.

Trump juga menegaskan Operasi Epic Fury akan terus berlanjut hingga seluruh target militer terpenuhi. Dia mengklaim keberhasilan besar telah diraih di berbagai medan tempur.

Selain itu, Trump mengungkapkan hingga kini AS belum menyasar ladang minyak Iran, meski disebut sebagai target termudah. Menurut dia, serangan ke sektor tersebut akan menghancurkan peluang Iran untuk bangkit kembali.

“Kita belum menyerang ladang minyak mereka, meski itu target termudah, karena itu tidak akan memberi mereka kesempatan sedikit pun untuk bertahan hidup atau membangun lagi,” ujarnya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut