Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Timnas Sepak Bola Iran Belum Dapat Visa dari AS, Batal Ikut Piala Dunia?
Advertisement . Scroll to see content

AS Lakukan 1.000 Kali Tes Persediaan Senjata Nuklir Setiap Tahun

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:08:00 WIB
AS Lakukan 1.000 Kali Tes Persediaan Senjata Nuklir Setiap Tahun
Amerika Serikat melakukan lebih dari 1.000 tes terhadap persediaan senjata nuklir setiap tahun (Foto: US Air Force)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) melakukan lebih dari 1.000 tes terhadap persediaan senjata nuklir setiap tahun. Tujuannya untuk memastikan keandalan hulu ledak nuklir tersebut.

"Kami melakukan lebih dari 1.000 tes terhadap persediaan senjata nuklir setiap tahun. Kami menguji semua jenis komponen untuk memastikan keandalannya," kata Kepala Badan Keamanan Nuklir Nasional AS, Brandon Williams, dalam rapat dengan Komite Angkatan Bersenjata Senat, dikutip Jumat (15/5/2026).

Dia menegaskan, tidak ada yang bisa meragukan efektivitas dan kualitas senjata AS.

Presiden AS Donald Trump pada akhir 2025 memerintahkan militer untuk menguji coba senjata nuklir. Perintah itu disampaikan Trump setelah menuduh Rusia dan China secara diam-diam menguji coba senjata nuklir.

Dalam posting-an di akun Truth Social pada Oktober 2025, Trump beralasan perintah tersebut dikeluarkan untuk menyamai langkah negara lain yang juga menguji coba kemampuan nuklir mereka.

“Karena negara-negara lain menguji coba program-program mereka, saya memerintahkan Departemen Perang (Pertahanan) untuk memulai uji coba senjata nuklir menggunakan dasar yang setara. Proses tersebut akan dimulai secepatnya,” tulis Trump.

Dia menegaskan, AS masih menjadi negara dengan kekuatan nuklir terbesar di dunia. Namun, dia mengaku khawatir dengan cepatnya peningkatan kemampuan nuklir China.

“AS memiliki kekuatan nuklir terbesar di dunia, tetapi China bisa menyusul dalam lima tahun,” tuturnya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut