Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Fineshield, Proteksi Jam Tangan Mewah dengan Teknologi Jerman
Advertisement . Scroll to see content

Arkeolog Jerman Temukan Peninggalan Perpustakaan Romawi Kuno

Senin, 30 Juli 2018 - 08:18:00 WIB
Arkeolog Jerman Temukan Peninggalan Perpustakaan Romawi Kuno
Sisa-sisa reruntuhan yang berasal dari perpustakaan yang dibangun sekitar abad ke-2 ditemukan di Koln, Jerman. (Foto: Deutsche Welle)
Advertisement . Scroll to see content

BERLIN, iNews.id - Para arkeolog Jerman menemukan apa yang tampak seperti fondasi perpustakaan tertua yang pernah ditemukan di Jerman. Perpusatakaan itu diduga dibangun oleh Roma sekitar 1.800 tahun lalu.

Sisa-sisa tembok besar kuno itu pertama kali ditemukan dalam proyek pekerjaan konstruksi pembangunan pusat gereja Protestan di Kota Koln. Tembok itu segera dikenali sebagai fondasi gedung dari jaman Romawi.

Awalnya para peneliti menduga, tembok itu adalah sisa reruntuhan gedung pertemuan sidang umum.

"Namun para arkeolog menemukan bagian yang tidak biasa, seperti ceruk di dinding," kata pejabat pelestarian peninggalan bersejarah Kota Koln, Marcus Trier.

Terowongan bawah tanah yang ditemukan di sisa-sisa reruntuhan perpustakaan Romawi Kuno. (Foto: Deutsche Welle)

Setelah membandingkan struktur temuan dengan bangunan kuno lainnya, termasuk Kota Romawi Efesus di Turki yang memiliki perpustakaan monumental, ternyata sisa-sisa reruntuhan di Koln berasal dari perpustakaan yang dibangun sekitar abad ke-2.

Pada masa itu, Koln berada di bawah kekuasaan Romawi.

Bangunan aslinya diduga terdiri dari dua lantai, dengan ukuran sekitar 20 kali 9 meter. Trier mengatakan, para peneliti dan ilmuwan kala itu punya banyak pilihan untuk dibaca.

"Ada beberapa ribu gulungan (tulisan) yang bisak dipinjam," ujarnya.

Sisa-sisa perpustakaan kuno itu sekarang akan diintegrasikan ke dalam gedung gereja yang baru. Peninggalan Romawi tersebut nantinya bisa diakses oleh pengunjung. Bagian lain akan tetap dipertahankan untuk bahan penelitian arkeologi.

Gereja Katedral ikonik di Kota Koln, Jerman. (Foto: Deutsche Welle)

Kota Koln, yang berada di tepi sungai Rhein, dikenal di seluruh dunia karena Katedral Gotik "Kölner Dom" yang megah yang terletak di pusat kota. Tapi Koln juga kaya peninggalan Romawi.

Seorang jenderal Romawi mendirikan permukiman di kawasan ini pada tahun 38 sebelum Masehi dan menamakannya Ara Ubiorum. Beberapa puluh tahun kemudian, kota ini menjadi pos terdepan pasukan Romawi dan diberi status koloni oleh Kaisar Claudius.

Kaisar Claudius juga mengganti namanya menjadi Colonia Claudia Ara Agrippinensium, disingkat CCAA, sebagai penghormatan terhadap istrinya Agrippina yang lahir di sana.

Peninggalan dari masa Romawi hingga sekarang masih bisa dilihat di bagian Köln, yaitu dari tembok besar, gerbang kota, sistem saluran air di atasl hingga sistem kanal di bawah tanah. Sekarang situs bersejarah Kota Koln bertambah dengan ditemukannya peninggalan perpustakaan Romawi kuno.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut