Arab Saudi Akan Terima 10.000 Jemaah Umrah Luar Negeri Setiap Pekan
MAKKAH, iNews.id - Sekitar 10.000 muslim dari luar Arab Saudi akan melakukan umrah setiap pekannya. Saudi memulai kembali umrah untuk warga asing mulai November 2020 setelah dihentikan sejak Maret lalu akibat pandemi Covid-19.
Para jemaah tersebut akan dilayani sekitar 500 perusahaan umrah di Saudi mulai 1 November.
Kementerian Haji dan Umrah Saudi telah menyusun pedoman untuk menerima jamaah dari luar negeri.
Untuk menunjang kelancaran umrah, maskapai Saudi Arabian Airlines (Saudia) membuka kembali 33 rute internasional, sebagian besar merupakan negara 'hijau' di mana kasus Covid-19 relatif terkendali.
125.000 Jemaah Laksanakan Umrah sejak 4 Oktober, Tak Ada Kasus Infeksi Covid-19
Seorang pengusaha di bidang haji dan umrah Saudi, Ahmed Bajaifer, seperti dikutip dari Arab News, Senin (26/10/2020), mengatakan perusahaan umrah dapat dengan mudah menangani 10.000 jemaah dengan menerapkan protokol kesehatan untuk menghindari paparan virus corona.
Jemaah dari luar Saudi akan dibagi dalam kelompok, masing-masing beranggotakan minimal 50 orang. Setiap kelompok dikawal seorang pemandu.
Jelang Umrah bagi Jemaah Luar Saudi, Maskapai Saudia Buka 20 Rute Internasional termasuk Jakarta
Kementerian hanya mengizinkan jemaah berusia antara 18 dan 50 tahun, sesuai persyaratan Kementerian Kesehatan Arab Saudi. Selain itu mereka juga harus menunjukkan hasil tes PCR yang membuktikan negatif Covid-19.
Sertifikat tes harus diterbitkan oleh laboratorium terpercaya di masing-masing negara tidak lebih dari 72 jam sebelum pemberangkatan.
Jemaah juga harus mendaftar umrah melalui aplikasi I'tamarna, termasuk kunjungan ke Masjid Nabawi dan salat di raudah.
Editor: Anton Suhartono