Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapal Migran Terbalik di Libya, 53 Orang Dikhawatirkan Tewas termasuk 2 Bayi
Advertisement . Scroll to see content

6 Negara Afrika Dikudeta Militer sejak 2020, Berawal dari Mali hingga Gabon

Minggu, 03 September 2023 - 06:42:00 WIB
6 Negara Afrika Dikudeta Militer sejak 2020, Berawal dari Mali hingga Gabon
Niger menjadi negara yang mengalami kudeta (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Negara-negara di Afrika telah mengalami delapan kudeta militer selama tiga tahun. 6 negara Afrika dikudeta militer sejak 2020, bisa menjadi pembelajaran untuk negara lain.

Ketidakstabilan politik menjadi faktor utama banyaknya kudeta. Banyak negara di Afrika mengalami ketidakstabilan politik yang berkelanjutan karena ketegangan etnis, konflik antarpartai politik, korupsi, dan persaingan kekuasaan.

Ketidakstabilan politik menciptakan peluang bagi kelompok militer atau perwira militer untuk mengambil alih kekuasaan.

Selain itu, masalah ekonomi seperti kemiskinan, ketidaksetaraan ekonomi, dan pengangguran yang tinggi dapat menciptakan ketegangan sosial dan politik. 

Berikut ini enam negara yang mengalami kudeta sejak 2020 seperti dikutip dari NDTV, Minggu (3/9/2023): 


1. Mali (2020, 2021)

Presiden Mali Ibrahim Boubacar Keita digulingkan pada Agustus 2020. Pada Mei 2021, militer Mali mengambil alih kembali setelah pemimpin sipil dari pemerintahan interim menghapus tentara dari beberapa pos kunci.

Kolonel Assimi Goita, yang memimpin kedua kudeta tersebut, telah bersumpah untuk mengadakan pemilu pada Februari 2024.

2. Guinea (2021)

Pada September 2021, pasukan yang memberontak di bawah Letnan Kolonel Mamady Doumbouya mengambil alih kekuasaan di Guinea, menangkap Presiden Alpha Conde yang berusia 83 tahun.

Doumbouya telah berjanji untuk mengembalikan kekuasaan kepada warga sipil yang terpilih pada akhir 2024.

3. Sudan (2021)

Setelah beberapa minggu ketegangan antara militer dan pemimpin sipil yang berbagi kekuasaan sejak penggulingan diktator Omar al-Bashir, pasukan bersenjata yang dipimpin oleh kepala angkatan darat Abdel Fattah al-Burhan melakukan kudeta baru pada 25 Oktober 2021.

Pada 15 April 2023, perang pecah antara Burhan dan mantan deputinya Mohamed Hamdan Daglo, menewaskan setidaknya 5.000 orang.

4. Burkina Faso (2022)

Burkina Faso mengalami dua kudeta militer tahun lalu. Pada Januari 2022, tentara yang memberontak di bawah pimpinan Letnan Kolonel Paul-Henri Sandaogo Damiba menangkap Presiden Roch Marc Christian Kabore.

Pada 30 September, perwira militer mengumumkan bahwa mereka telah memberhentikan Damiba. Kapten Ibrahim Traore menjadi presiden transisi hingga pemilihan presiden baru yang direncanakan pada Juli 2024.

5. Niger (2023)

Paspampres menggulingkan Presiden Niger Mohamed Bazoum, yang terpilih pada tahun 2021. Jenderal Abdourahamane Tiani, kepala paspampres mengambil alih pada 26 Juli 2023.

Pada 10 Agustus, blok regional Afrika Barat ECOWAS menyetujui penugasan pasukan cadangan untuk mengembalikan ketertiban konstitusional, tetapi tetap mencari solusi diplomatis.

Penguasa militer baru Niger mengusulkan masa transisi tidak lebih dari tiga tahun untuk mengembalikan kekuasaan kepada warga sipil.

6. Gabon (2023)

Presiden Bongo, yang keluarganya telah memerintah Gabon selama 55 tahun, dinyatakan sebagai pemenang pemilihan pada 26 Agustus yang oposisi klaim sebagai pemilu yang curang.

Tak lama setelah itu, perwira militer muncul di televisi nasional untuk mengumumkan pembubaran lembaga-lembaga negara dan penutupan perbatasan negara.

Bongo ditempatkan di bawah tahanan rumah dan Jenderal Brice Oligui Nguema diangkat sebagai presiden transisi.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut