5 Pemimpin Dunia Tewas Ditembak, Nomor 4 Seorang Wanita
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Haiti, Jovenel Moise yang tewas dibunuh kelompok bersenjata di kediamannya, sementara istrinya menderita luka tembak. Tewasnya Moise menambah panjang daftar presiden yang tewas dibunuh saat menjabat.
Sebagian dari mereka tewas akibat luka tusuk. Sementara yang lain tewas akibat luka tembak.
Berikut lima presiden dunia yang tewas ditembak:
1. Abraham Lincoln, Amerika Serikat (AS)
Abraham Lincoln merupakan Presiden ke-16 AS. Dia menjabat dari 4 Maret 1861 hingga 15 April 1865.
5 Pemimpin Dunia yang Dibunuh, Nomor 2 Sahabat Presiden Soekarno
Lincoln ditembak mati saat menghadiri pertunjukan "Our American Cousin" di Ford's Theatre di Washington DC. pelaku
Pembunuhan Presiden Abraham Lincoln menjadi peristiwa terkenal dalam sejarah Amerika. Pembunuhnya merupakan seorang aktor, John Wilkes Booth.
Presiden Haiti Dibunuh di Kediaman Pribadi, Istri Terluka akibat Tembakan
Booth merencanakan pembunuhan Lincoln setelah mendengar pidatonya yang mengadvokasikan hak suara bagi orang kulit hitam di Amerika.
2. Aldo Moro, Italia
Aldo Moro merupakan seorang politikus Italia sekaligus Perdana Menteri negara ke-38. Dia menjabat antara tahun 1963 dan 1968. Dia kembali terpilih pada 1974 hingga 1976.
Dia tewas ditambak oleh kelompok militan sayap kiri Italia, Red Brigade. Moro diculik dan ditahan selama dua bulan.
Kelompok militan tersebut meminta tebusan bila ingin Moro selamat dan dibebaskan.
Sayangnya, Pemerintah Italia menolak permintaan Red Brigade. Akhirnya, Moro ditembak 10 kali pada 9 Mei 1978.
3. John F. Kennedy, AS
John F. Kennedy merupakan presiden ke-35 AS. Dia menjabat dari tahun 1961 hingga 1963.
Kennedy tewas ditembak saat iring-iringan mobil melalui Dealey Plaza di pusat kota Dallas, Texas 1963. Saat itu, dia mengendarai mobil dengan atap terbuka.
Dia ditembak di leher dan kepala dan gubernur kota ditembak di belakang. Pelaku yakni Lee Harvey Oswald ditangkap atas pembunuhan Kennedy.
Kennedy dikabarkan memiliki hubungan yang dekat dengan Presiden Soekarno. Kennedy ingin memprioritaskan program pemberantasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat Papua bersama Presiden Soekarno.
Saat itu, Kennedy berencana untuk membahas program tersebut pada saat kunjungannya ke Indonesia pada tahun 1964. Sayang, dia tewas pada tahun 1963.
4. Benazir Bhutto, Pakistan
Benazir Bhutto merupakan politisi Pakistan yang memimpin Partai Rakyat Pakistan (PPP). Dia merupakan perempuan pertama yang pernah menjadi perdana menteri di Pakistan. Dia dua kali menjadi perdana menteri yakni 1988-1990 dan 1993-1996.
Bhutto tewas saat kampanye untuk pencalonan diri pada pemilu 2008. Saat itu, serangan bom dan rentetan tembakan terjadi di Rawalpindi, daerah dekat Ibu Kota Islamabad, 27 Desember 2007.
Bhutto tewas dengan luka tembak di leher. Pelaku penembakan lalu meledakkan bom bunuh diri.
5. Juan Jose Torres, Bolivia
Juan José Torres merupakan Presiden ke-61 Bolivia yang berasal dari kalangan militer dan berpikiran progressif. Dia hanya memerintah dari Oktober 1970 hingga Agustus 1971. Saat Torres sedang berjuang mengubah Bolivia, kelompok sayap kanan mulai merancang penggulingan Torrres.
Puncaknya, pada 21 Agustus 1971, militer sayap kanan yang dipimpin oleh Kolonel Hugo Banzer melancarkan kudeta. Torres pun akhinya diasingkan ke Buenos Aires, Argentina.
Namun, pada tahun 1976, militer Argentina di bawah Jorge Videla juga melancarkan kudeta. Begitu berkuasa, Videla terlibat dalam operasi condor untuk membasmi gerakan kiri di Amerika Latin.
Dengan operasi condor ini pula, Torres ditembak mati oleh pasukan pembunuh suruhan Jorge Videla.
Editor: Umaya Khusniah