4 Bocah Korban Kecelakaan Pesawat di Kolombia Ternyata Belum Ditemukan, Presiden Minta Maaf
BOGOTA, iNews.id - Presiden Kolombia Gustavo Petro menghapus tweet yang mengatakan empat anak korban kecelakaan pesawat Cessna ditemukan selamat. Ternyata, nasib keempat bocah itu belum diketahui dan pencarian masih berlangsung.
"Saya telah memutuskan untuk menghapus tweet tersebut karena belum bisa mengonfirmasi informasi yang diberikan oleh (lembaga kesejahteraan anak). Pencarian sedang dilakukan," kata Petro, Kamis (18/5/2023).
Dia juga meminta maaf atas hal itu. Kini prioritasnya adalah melanjutkan pencarian sampai menemukan keempat anak itu.
"Saat ini tidak ada prioritas lain selain melanjutkan pencarian sampai Anda menemukan mereka. Kehidupan anak-anak adalah yang paling penting," katanya.
Sebelumnya, pada Rabu (17/5/2023), Petro mengatakan dalam pesan Twitter yang sekarang sudah dihapus, anak-anak berusia 13, 9 dan 4, serta bayi berusia 11 bulan, ditemukan hidup berkat pencarian yang sulit oleh anggota angkatan bersenjata.
Anak-anak tersebut hilang sejak 1 Mei, saat pesawat yang mereka tumpangi jatuh di hutan lebat. Sebuah pesawat Cessna 206 membawa tujuh orang dalam rute antara Araracuara, Provinsi Amazonas menuju San Jose del Guaviare, Provinsi Guaviare.
Pesawat itu mengeluarkan peringatan mayday karena kerusakan mesin pada tanggal 1 Mei dini hari. Tiga orang dewasa, termasuk pilot, tewas akibat kecelakaan itu dan jenazah mereka ditemukan di dalam pesawat.
Informasi awal dari otoritas penerbangan sipil, yang mengoordinasikan upaya penyelamatan, menunjukkan anak-anak tersebut melarikan diri dari pesawat dan mengarah ke hutan hujan untuk mencari bantuan.
Tim penyelamat, didukung oleh anjing pencari, sebelumnya telah menemukan sisa buah-buahan diduga kuat dimakan anak-anak untuk bertahan hidup. Mereka juga menemukan tempat berlindung yang dibuat dari tumbuh-tumbuhan hutan.
Pesawat dan helikopter dari angkatan darat dan udara Kolombia berpartisipasi dalam operasi penyelamatan.
Editor: Umaya Khusniah