2 Warga Sipil Azerbaijan Tewas akibat Ranjau Darat Armenia di Nagorno-Karabakh
BAKU, iNews.id – Dua warga sipil Azerbaijan tewas akibat ranjau darat di Distrik Fuzuli, Wilayah Nagorno-Karabakh, Azerbaijan. Insiden itu diungkapkan oleh kantor kejaksaan setempat, Jumat (30/9/2022).
Pihak Armenia telah memberikan kepada Azerbaijan peta ladang ranjau di beberapa Wilayah Nagorno-Karabakh. Ranjau-ranjau itu dipasangi oleh milisi Armenia saat pecahnya perang kedua negara pada 2020.
Akan tetapi, Baku mengklaim keakuratan peta itu hanya 25 persen. Hal itu secara signifikan memperlambat proses rekonstruksi wilayah tersebut.
“Kantor kejaksaan distrik telah menerima informasi bahwa Amid Asadov, lahir pada 1986, dan Cherkez Guluzade, berumur 15 tahun, tewas oleh ranjau darat di wilayah Distrik Fuzuli yang dibebaskan,” ungkap Kantor Kejaksaan Fuzuli, seperti dikutip kantor berita Sputnik, Sabtu (1/10/2022).
Armenia Siap Normalkan Hubungan dengan Azerbaijan
Pihak berwenang telah memeriksa tempat kejadian dan mayat para korban. Mereka pun memerintahkan pemeriksaan medis forensik dan memulai kasus pidana.
Konflik lama di Nagorno-Karabakh berkobar pada September 2020. Peristiwa itu menandai eskalasi paling serius dalam hubungan antara Armenia dan Azerbaijan selama bertahun-tahun.
Di Hadapan Nancy Pelosi, Ketua DPR Armenia Puji Amerika Serikat Setinggi Langit
Permusuhan antara Baku dan Yerevan kala itu berakhir dengan deklarasi trilateral yang ditengahi Moskow yang ditandatangani pada November 2020. Armenia dan Azerbaijan setuju untuk sepenuhnya menghentikan tembakan dan bertukar tahanan.
Namun, situasi di kawasan itu masih tetap tegang.
Editor: Ahmad Islamy Jamil