2 Perusahaan Pembuat Tank Leopard 2 Jerman Berselisih tentang Hak Kekayaan Intelektual
BERLIN, iNews.id - Dua pabrik senjata di Jerman berselisih terkait hak kekayaan intelektual tank Lepoard 2. Rheinmetall AG RHMG.DE dilaporkan ke pengadilan oleh rekannya Krauss-Maffei Wegmann (KMW). Sidang keduanya akan digelar di Munich, 2 Mei nanti.
Rheinmetall yang berbasis di Duesseldorf membuat meriam Leopard 2. Sementara KMW yang berbasis di Munich membuat sasisnya.
Tetapi KMW keberatan dengan pernyataan yang dibuat oleh Kepala Eksekutif Rheinmetall, Armin Papperger dalam sebuah wawancara surat kabar dengan Neue Zuercher Zeitung pada bulan Maret. Dalam wawancara itu, dia mengatakan Rheinmetall memiliki hak atas model Leopard 2A4.
Dalam sebuah pernyataan, pengadilan distrik di Munich pada Selasa (25/4/2023) mengatakan, KMW sedang mencari perlindungan hukum untuk mencegah Rheinmetall membuat pernyataan yang dilihatnya sebagai pernyataan faktual yang tidak benar dan menyesatkan, yang melanggar haknya.
Mengaspal di Indonesia, Honda Civic Type R jadi Mobil Penggerak Roda Depan Tercepat di Sirkuit Nurburgring Jerman
Sayang kedua perusahaan terseut menolak berkomentar.
Belum diketahui pasti dampaknya dari perselisihan kedua perusahaan tersebut terhadap kerja sama antara kedua perusahaan. Pekan lalu, mereka bersama-sama mengumumkan perintah dari tentara Jerman untuk meningkatkan 143 kendaraan tempur Puma. Pesanan tersebut bernilai sekitar 845 juta dolar AS atau Rp12,6 triliun.
Deretan PO Bus yang Pernah Berjaya Dimasanya, Ada yang Didirikan Oleh Keturunan Jerman
Tunduk pada tekanan dari sekutu, pemerintah Jerman tahun ini setuju untuk mengirim tank Leopard ke Ukraina. Itu menjadi salah satu item besar yang dicari oleh Kiev saat bersiap untuk melakukan serangan balasan terhadap pasukan Rusia.
Editor: Umaya Khusniah