Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer
Advertisement . Scroll to see content

1 Keluarga Terdiri dari 5 Orang Dibunuh, Pelakunya Ternyata Suami

Senin, 10 September 2018 - 17:45:00 WIB
1 Keluarga Terdiri dari 5 Orang Dibunuh, Pelakunya Ternyata Suami
Lima orang di Perth, Australia, dibantai oleh kepala keluarga (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

SYDNEY, iNews.id - Kepolisian Australia mengungkap misteri kematian satu keluarga yang terdiri dari lima orang di Perth, Australia. Pelaku pembunuhan adalah kepala keluarga, pria 24 tahun bernama Anthony Robert Harvey yang pada Minggu (9/9/2018) melaporkan penemuan mayat sekaligus menyerahkan diri.

Dia membunuh dua anak kembar Alice dan Beatrix (2), anak tertua Charlotte (3,5), istrinya Mara (41), serta mertua Beverly Quinn (73), beberapa hari sebelum menyerahkan diri ke polisi.

Quinn sebenarnya tidak tinggal bersama mereka, dia kebetulan sedang main ke rumah pelaku di Perth.

Pejabat kepolisian Australia Barat Chris Dawson mengatakan, pelaku membunuh tidak menggunakan senjata api melainkan benda tumpul dan pisau.

"Kami menduga pembunuhan ini terjadi lebih dari dua hari sebelumnya. Bunda Mara dan tiga anaknya dibunuh pada tanggal 3 (September) dan Quinn dibunuh keesokan harinya," kata dia, dikutip dari AFP, Senin (10/9/2018).

Menurut Dawson, Mara dan Quinn dibunuh di dapur dan anak-anak di ruangan lain.

"Kami menduga Harvey tetap berada di rumah (pascapembunuhan) selama beberapa hari," ujarnya lagi.

Dari informasi di akun Facebook milik Mara diketahui mereka menikah pada Agustus 2014. Perbedaan usia keduanya cukup jauh, Harvey berusia 24 sedangkan Mara 41 tahun.

Polisi masih mendalami motif pembunuhan ini.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut