Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Mbah Marsiyah Jemaah Umur 105 Tahun, Pergi Haji Berkat Tabungan di Kaleng Bekas
Advertisement . Scroll to see content

Wamenhaj Robek Penanda Tenda Jemaah Haji di Arafah: Tak Boleh Dikuasai Kelompok Tertentu!

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:17:00 WIB
Wamenhaj Robek Penanda Tenda Jemaah Haji di Arafah: Tak Boleh Dikuasai Kelompok Tertentu!
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak mencopot penanda di tenda Arafah yang dipasang Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (dok. Kemenhaj)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak merobek penanda di tenda Arafah yang dipasang Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Momen itu terjadi saat jajaran Kementerian Haji dan Umrah mengecek tenda-tenda di Arafah pada Kamis (21/5/2026).

Tampak di sejumlah tenda terdapat tempelan nama kloter dan tulisan KBIHU, seolah menjadi penanda kelompok tertentu. Dahnil mengingatkan, tindakan ini merugikan jemaah lain yang berpotensi tidak kebagian tenda.

Padahal, pengaturan tenda, pembagian kloter, hingga pergerakan jemaah sepenuhnya berada di bawah kendali Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Karena itu, KBIHU diminta tidak lagi mengatur tenda secara mandiri di lapangan.

Dahnil menegaskan pihaknya telah mencopot berbagai identitas KBIHU dan spanduk tidak resmi di area tenda Arafah.

“Kami tadi langsung mencopot identitas KBIHU dan spanduk yang tidak resmi. Ini pengingat agar tidak ada penguasaan tenda untuk kelompok tertentu,” ujar dia dalam keterangan Kemenhaj, Jumat (22/5/2026).

Dia mengingatkan, seluruh jemaah berhak mendapatkan layanan yang sama tanpa diskriminasi kelompok.

“Tidak boleh ada tenda yang didominasi untuk kepentingan kelompok tertentu,” katanya.

Dahnil juga mengingatkan akan ada sanksi tegas bagi KBIHU yang terbukti melakukan penguasaan tenda demi kepentingan kelompok.

“Kalau ditemukan pelanggaran, tentu akan ada tindakan tegas,” ujar Dahnil.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut