Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jemaah Haji Indonesia yang Hilang di Arab Saudi Ditemukan Meninggal Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Timwas Haji DPR Cek Hotel Jemaah Haji di Makkah, Ada Kamar Diisi 5 Orang

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:45:00 WIB
Timwas Haji DPR Cek Hotel Jemaah Haji di Makkah, Ada Kamar Diisi 5 Orang
Ilustrasi jemaah haji Indonesia. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

MAKKAH, iNews.id - Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Sri Wulan menemukan sejumlah persoalan pelayanan jemaah haji saat melakukan peninjauan di Hotel 502 Safwat Alshuruq, Sektor 5 Raudhah, Makkah, Arab Saudi, Jumat (22/5/2026). Salah satu temuan terkait kelebihan kapasitas jemaah di kamar hotel.

Sri mengungkapkan, ada satu kamar hotel diisi oleh lima jemaah haji. Padahal, kata dia, satu kamar hotel diperuntukkan bagi empat orang sebagaimana didasari kesepakatan Panitia Kerja (Panja).

“Setelah kunjungan kita ke Hotel 502, kita ketemu ternyata memang ada kapasitas kamar yang seharusnya itu empat tetapi diisi lima,” kata Sri dalam keterangan tertulis dikutip, Sabtu (23/5/2026).

Dia menilai, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius karena ukuran kamar yang diisi lima orang sama dengan kamar yang diisi empat orang. Menurutnya, kondisi itu dapat berdampak pada kenyamanan hingga aspek keselamatan jemaah, terutama dalam situasi darurat.

“Kenapa kita bilang seharusnya? Karena yang diisi lima pun sama ukurannya dengan yang diisi empat. Oleh sebab itu, ini kan terkait evakuasi,” tuturnya.

Selain persoalan kapasitas kamar, Timwas DPR RI juga menerima keluhan jemaah terkait layanan katering. Dia menyebut, sejumlah jemaah mengaku kekurangan asupan sayur dalam menu makanan yang disediakan.

“Banyak juga yang dari jamaah tadi menyampaikan kurang sayur sehingga dia tidak bisa atau terhambat untuk BAB,” kata dia.

Dia juga menyampaikan menemukan kekurangan stok obat-obatan di hotel tersebut. Berdasarkan hasil dialog dengan tenaga kesehatan di lokasi, sejumlah obat ringan seperti parasetamol dilaporkan habis.

“Tadi kita berbicara dengan dokter yang ada di sini. Banyak masalah kesehatan, tapi yang perlu kita ingat bahwa stok obat itu tidak memadai. Ada beberapa obat, boleh dikatakan hampir setengah keseluruhan obat habis,” ucapnya.

Menurutnya, kekosongan obat ringan dapat menghambat penanganan awal jamaah yang mengalami gangguan kesehatan ringan seperti batuk dan flu. Untuk itu, Timwas DPR RI meminta kebutuhan obat-obatan bagi jemaah dapat segera dipenuhi.

“Oleh sebab itu, ini yang dijadikan catatan penting bahwa kebutuhan obat harus tersedia sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut