Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Haru Istri Jemaah Haji yang Hilang Sepekan di Tanah Suci: Ikut Cari Suami, Kini Ikhlas Melepasnya
Advertisement . Scroll to see content

Sambut Musim Haji 2026, Kereta Cepat Haramain Siapkan 2,2 Juta Kursi

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:24:00 WIB
Sambut Musim Haji 2026, Kereta Cepat Haramain Siapkan 2,2 Juta Kursi
Kereta cepat Haramain High Speed Railways. (Foto: Zen Teguh Triwibowo)
Advertisement . Scroll to see content

JEDDAH, iNews.id – Jika Indonesia punya kereta cepat Whoosh, maka Arab Saudi lebih dulu memiliki Haramain. Moda transportasi ‘jet darat’ yang dikelola Saudi Arabia Railways (SAR) ini turut berperan penting dalam mendukung pelaksanaan ibadah haji.

Menyambut ritual terakbar umat Islam tahun ini, Haramain High Speed Railways (HHR) menambah kapasitas kursi menjadi 2,2 juta kursi. Jumlah ini naik sekitar 11 persen atau lebih dari 210.000 kursi tambahan dibanding tahun lalu.

Public and Media Relations Manager Haramain Khaled Y Al Farhan menuturkan, penambahan kapasitas penumpang ini untuk menyambut jumlah jemaah dan wisatawan yang terus meningkat jelang musim haji. Saat ini, KA cepat Haramain mengoperasikan lebih dari 140 perjalanan per hari.

“Sejak dimulainya operasional musim Haji 1447 Hijriah layanan ini telah mengangkut lebih dari 800.000 penumpang,” kata Khaled di Stasiun Bandara Internasional King Abdul Aziz, Sabtu (23/5/2026).

Berdasarkan data SAR, operasi transportasi haji di jalur ini telah dimulai pada 5 Mei, dengan keberangkatan awal dari stasiun Bandara Internasional King Abdul aziz di Jeddah ke Makkah. Laju kereta di hari itu sekaligus menandai dimulainya layanan kereta api secara resmi untuk musim ibadah haji.

Pantauan langsung di stasiun tersebut, kesibukan sangat terasa. Stasiun terkoneksi langsung dengan akses ke bandara, memudahkan mereka yang turun dari pesawat untuk berpindah menuju Haramain.

“Mengesankan. Ini dapat menjadi pilihan bagi mereka yang membutuhkan waktu cepat untuk sampai Makkah atau Madinah,” ucap Zullkarnain, jemaah calon haji dari Islamabad, Pakistan.

Dioperasikan pertama kali pada Oktober 2018, interior Haramain masih mulus meski tak lagi terlihat baru. Kursi berwarna cokelat menjadi pemandangan khas. Sayang, tidak sempat merasakan langsung kereta peluru ini melaju.

iNews Media Group bersama jurnalis dari berbagai negara yang diundang Kementerian Media Arab Saudi hanya melihat bagaimana sistem kereta ini bekerja dan fungsinya dalam mendukung kelancaran ibadah haji tahun ini.

KA cepat Haramain menggunakan Talgo 350 SRO buatan Spanyol. Di negara asalnya, kereta ini dikenal dengan julukan Pato alias bebek karena moncong yang mirip. Haramain sanggup melaju hingga 300 km per jam di sepanjang koridor sepanjang 453 km yang membentang antara Makkah dan Madinah. 

“Perjalanan antara Makkah dan Madinah ditempuh sekitar dua jam, sangat efisien dibandingkan mengendarai mobil atau bus yang memakan waktu sekitar 4 sampai 5 jam,” ujar Khaled.

Secara keseluruhan terdapat lima stasiun dalam koridor dua kota suci tersebut yakni Makkah, Jeddah (Al Sulaymaniyah), Bandara Internasional King Abdulaziz, Kota Ekonomi King Abdullah (Rabigh) dan Madinah. Khusus Stasiun Bandara baru dioperasikan pada 2019.

Menurut Khaled, peningkatan kapasitas pada musim haji ini sejalan dengan Strategi Transportasi dan Logistik Nasional Arab Saudi. Selain itu, langkah ini juga sejalan dengan tujuan Visi Saudi 2030 untuk meningkatkan mobilitas dan memperbaiki layanan bagi para peziarah selama ibadah Haji.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut