Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Headlne iNews: Satu Penumpang Air India Selamat hingga Komnas HAM Peringatkan Potensi Pelanggaran HAM di Raja Ampat
Advertisement . Scroll to see content

Yayasan SMK Lingga Kencana Koordinasi dengan Pemkot Depok Beri Pendampingan Psikologis ke Korban Selamat

Minggu, 12 Mei 2024 - 22:47:00 WIB
Advertisement . Scroll to see content

DEPOK, iNews.id - Yayasan Kesejahteraan Sosial (YKS) selaku pihak yang menaungi SMK Lingga Kencana, mengatakan kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap akan dilanjutkan. Meski Yayasan mengakui mereka masih berduka atas peristiwa kecelakaan maut bus siswa SMK kelas XII di Ciater, Subang, Jawa Barat.

Sekretaris Yayasan Kesejahteraan Sosial (YKS) yang menaungi SMK Lingga Kencana, Deddy Ahmad Mustofa mengatakan KBM di SMK Lingga Kencana tetap harus dilanjutkan guna memastikan pendidikan di sekolahnya tersebut tetap berjalan. Terlebih, Deddy menuturkan korban kecelakaan mayoritas datang dari kelas XII atau kelas tiga, yang yang keseluruhannya sudah lulus pendidikan. Hal ini disampaikan Deddy di lokasi, Minggu (12/5/2024).

Deddy menegaskan KBM di SMK Lingga Kencana tetap menjadi prioritas. Terlebih, jika diliburkan, pihak Yayasam nanti akan bertanggung jawab kembali apabila murid-murid kelas X dan XI tidak melakukan kegiatan belajar pada umumnya.

Dia melanjutkan, meski para guru masih dalam kondisi psikologis yang trauma, mereka tetap menjalankan aktivitas mengajar karena bagian dari tanggung jawab.

Pihak sekolah juga akan memberikan pendampingan psikologis kepada siswa-siswa korban yang selamat dari kecelakaan maut bus di Ciater, Subang, Jawa Barat. Pihak Yayasan mengatakan, pendampingan psikologis ini diberikan melalui kerja sama dengan Pemerintahan Kota Depok, guna membantu pemulihan trauma pasca kecelakaan.

Reporter: Muhammad Farhan 
Produser: Reza Ramadhan

Editor: Wahyu Triyogo

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut