Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Bikin Adem! Polisi Bagikan Roti ke Pendemo di Depan Gedung DPR
Advertisement . Scroll to see content
">
Advertisement . Scroll to see content

TAPANULI, iNews.id - Warga Desa Binasari, Kecamatan Angkola Selatan, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut) yang tengah berupaya menuntut haknya karena lahan mereka diambil alih pihak Perkebunan Kelapa Sawit kini harus berjuang sendiri. Warga tidak bisa berharap banyak pemerintah setempat bisa menyelesaikan persoalan ini.

Pemerintah setempat terkesan tidak peduli terhadap persoalan yang tengah dihadapi Warga Desa Binasari.

Asisten 1 Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, Hamdan Zein mengaku sudah lepas tangan dan tak bisa lagi memenuhi tuntutan Warga Binasari. Alasannya karena tak ada lahan baru yang bisa disiapkan pemerintah untuk menyediakan kebun plasma bagi warga.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan lepas tangan atas nasib Warga Binasari dan justru menyalahkan warga yang tak konsisten atas MOU pada 2006.

Inilah ironis yang harus dihadapi Warga Desa Binasari. Sudah 12 tahun lebih warga berjuang mendapatkan haknya atas lahan garapan yang diambil alih oleh pihak perkebunan swasta namun justru tidak mendapatkan respons yang baik dari pemerintah setempat.

Tidak semestinya, Pemerintah Tapanuli Selatan menafikkan persoalan yang tengah dihadapi Warga Desa Binasari. Sebagai pengayom masyarakat seharusnya pemerintah mengutamakan kesejahteraan rakyat dan mengambil langkah yang bijak agar Warga Desa Binasari tidak terusir.

Video Editor: Teza Ramananda

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut