Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dedi Mulyadi Desak Sanksi Tegas Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung
Advertisement . Scroll to see content

Viral Perawat RSHS Bandung Kasih Bayi Pasien ke Orang Lain, Bikin Geleng-Geleng Kepala

Minggu, 12 April 2026 - 14:10:00 WIB
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Viral di media sosial video memperlihatkan seorang ibu muda mengeluh bayinya nyaris tertukar di RSUP Dr Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat. Curhatan si ibu langsung mendapat sorotan netizen. 

Mengacu pada video yang diunggah akun TikTok @nindy5760, si ibu bercerita kalau dirinya merasa sangat kecewa dengan pelayanan RSHS Bandung. Menurut dia, bayinya nyaris tertukar dan ini membuatnya sangat sedih sekaligus kecewa. 

Ibu muda yang diketahui bernama Nina Saleha, warga Margaasih, Kabupaten Bandung, mengawali curhatan dengan pernyataan bahwa dirinya tidak terima kepada oknum perawat di RSHS. Sebab, bayinya diberikan ke orang lain. 

Insiden itu terjadi ketika bayi Nina dirawat selama empat hari di ruang NICU RSHS Bandung, Jawa Barat. Sebelum perawatan selesai, Nina diminta pihak rumah sakit untuk membawa baju dan selimut. 

Siapa sangka, dua benda itu yang menjadi petunjuk utama dalam kasus ini. Sebab, Nina melihat dua barang itu di bayinya yang sudah berada di tangan orang tak dikenal. 

Ya, bayi Nina diberikan ke pasangan suami-istri tak dikenal. Menurut penuturan Nina, hal itu terjadi ketika suster mencari Nina, tapi tidak kunjung datang. 

Nina diketahui keluar sejenak untuk makan, karena proses administrasi kepulangan bayi yang tak kunjung selesai. Di tengah momen makan, Nina merasa ada yang janggal dan dia bergegas ke kamar bayi dan benar saja, bayinya tidak ada. 

"Pas ke sana (ruangan bayinya), anak saya sudah ada yang pegang. Saya lihat warna selimut biru, langsung saya tarik ibunya," kata Nina, dikutip dari video viral, Jumat (10/4/2026). 

Ya, bayi Nina di tangan orang lain. Terkait itu, menurut Nina pihak RSHS memberikan pernyataan yang tidak masuk akal. Menurut si suster, Nina dipanggil berkali-kali tapi tidak kunjung datang, sehingga bayi langsung diberikan ke orang lain yang tengah mengurus kepulangan. 

Kini, bayi Nina sudah berada di tangannya. Kisah Nina pun langsung viral di media sosial dan memicu perdebatan panas di jagat maya.

RSUP Dr Hasan Sadikin (RSHS) Bandung meminta maaf secara terbuka atas insiden bayi nyaris tertukar yang dialami Nina Saleha. Pihak rumah sakit memastikan akan melakukan evaluasi.

Pernyataan maaf disampaikan RSHS Bandung melalui unggahan Instagram resmi mereka, @rshs_bandung. RSHS menyampaikan permintaan maaf atas insiden bayi nyaris tertukar yang dialami Nina Saleha. Insiden seperti ini dipastikan tidak akan terulang.

"Sehubung dengan adanya pemberitaan di media sosial TikTok pada 8 April 2026 terkait dengan pelayanan kesehatan pada bayi dari Ibu Nina Saleha, maka segenap manajemen RSUP Dr Hasan Sadikin menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas ketidaknyamanan peristiwa yang dialami oleh anak ibu Nina Saleha selama mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUP Dr Hasan Sadikin," ungkap rumah sakit tersebut, dikutip Jumat (10/4/2026).

"Pada prinsipnya, RSUP Dr Hasan Sadikin akan selalu melakukan evaluasi dan peningkatan kemampuan dalam pemberian layanan kesehatan kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tambah pihak rumah sakit.

Tidak hanya itu, RSHS juga menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan kunjungan dan berkomunikasi dengan Ibu Nina Saleha atas keluhan sebagaimana dimaksud dan keluhan tersebut telah terselesaikan dengan kekeluargaan.

Dalam pernyataan yang sama, RSHS menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta melakukan perbaikan berkelanjutan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di RSHS.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut