Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Sedih, Dua Santri yang Selamat dari Reruntuhan Ponpes Al Khoziny Harus Diamputasi
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

JOMBANG, iNews.id - Dengan mengenakan sarung, peci dan masker, para santri di Pondok Pesantren Tebuireng antusias. Mereka mengikuti Upacara Peringatan Hari Santri Nasional, Jumat (22/10/2021 pagi.
 
Upacara digelar secara terpisah, seperti di Pondok Putri, Mualimat dan halaman utama pondok. Bertindak sebagai pembina upacara adalah KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin.
 
Bagi para santri di Tebuireng, peringatan Hari Santri Nasional merupakan moment istimewa. Sebab dari ponpes inilah resolusi jihad dikeluarkan oleh pendiri pesantren, KH Hasyim Asyari hingga memicu terjadinya pertempuran 10 November di Surabaya. 
 
Dari resolusi jihad di pesantren, Indonesia kemudian berhasil mempertahankan kemerdekaannya. Di Pondok Pesantren Tebuireng ini lahir hari Pahlawan Nasional dan Hari Santri Nasional.
 
Para santrinya diminta meneladani semangat dan perjuangan KH Hasyim Asyari. Santri harapkan selalu mencintai dan menjaga keutuhan NKRI
  

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut