Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Masjid Nurul Ashri Sleman Borong Puluhan Ton Sayuran Petani, 12 Macam Sayur Dijual Hanya Rp2 Ribu
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini tidak membuat sektor pertanian berhenti. Kelompok tani Agronative Farm di Desa Cibodas, Lembang, Bandung Barat, menjadi salah satu UKM yang bertahan. Mereka merupakan petani milenial dan warga setempat yang di PHK dari perusahaan akibat Covid-19.

Dengan memanfatkan tekonologi informasi, mereka mampu meraup uang ratusan juta rupiah dalam satu bulan. Mereka memilih baby buncis sebagai lahan bisnis masa depan. Sayur ini dipilih karena memiliki nilai jual tinggi dan potensi pasar internasional yang cukup luas.

Tak hanya baby buncis, kelompok agronative  juga menanam berbagai sayuran impor lainnya. Selain diekspor ke Singapura, baby buncis ini juga tersedia di sejumlah supermarket modern di Jakarta dan Bandung.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut