Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Tolak Pembangunan Tambak Udang, Ratusan Warga di Jember Dirikan Tenda di Pantai Puger
Advertisement . Scroll to see content
">
Advertisement . Scroll to see content

BALIKPAPAN, iNews.id - Tumpahan minyak di perairan Balikpapan tak hanya berimbas pada pemukiman warga, namun sejumlah biota laut. Salah satunya sebanyak 45 keramba rusak serta ratusan kilogram kepiting mati terkena tumpahan minyak.

Dua pekan pascatumpahan minyak, kondisi pantai dan perairan Balikpapan mulai nampak bersih. Namun nasib baik belum berpihak pada pengelola keramba kepiting di Desa Salok Using, Kariangau Balikpapan.

Rustam, salah satu pengelola keramba kepiting mengaku harus menerima nasib bisnisnya merugi imbas dari tumpahan minyak. Saat kejadian, Rustam langsung memindahkan kepitingnya agar tidak tercemari minyak. Namun, dari 1 ton kepiting, hanya sekitar 150 kg yang berhasil diselamatkan dan terjual. Sementara sisahnya mati tercemar limbah.

Rustam berharap, pihak yang bertanggung jawab mengganti rugi sekitar 45 keramba kepiting yang telah rusak akibat tercemar minyak.

Video Editor: Khoirul Anfal

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut