Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Pencabutan Tapal Batas Picu Perang Suku di Nabire, Polisi Lakukan Mediasi
Advertisement . Scroll to see content
">
Advertisement . Scroll to see content

TIMIKA, iNews.id - Kepolisian Resort Mimika yang bertugas di Distrik Kwamki Narama, Timika, Papua, terpaksa mengeluarkan tembakan gas air mata dan melepaskan tembakan udara ke arah dua kelompok warga yang sedang terlibat perang adat. Hal ini terpaksa dilakukan guna membubarkan kedua kelompok tersebut.

Perang adat ini dipicu peristiwa dua bulan lalu, di mana satu orang warga di temukan tewas di Kwamki Narama. Akibat perang adat terus berlanjut total sembilan orang tewas.

Pemerintah daerah Mimika hingga kini belum mengambil tindakan terkait penyelesaian persoalan perang adat yang terjadi di Kwamki Narama ini.

Aparat mengimbau agar dua kelompok warga tersebut tidak terus saling serang dan segera berdamai. TNI dan Polri disiagakan untuk melakukan pengamanan di Distrik Kwamki Narama yang belum kondusif.

Video Editor: Teza Ramananda.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut