Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Puncak Ibadah Haji 2026, Jutaan Jemaah Wukuf di Padang Arafah
Advertisement . Scroll to see content
">
Advertisement . Scroll to see content

LAMPUNG, iNews.id - Tak pernah terbayangkan oleh Amir Hamzah, warga Lampung Selatan, banjir bandang menerjang rumahnya. Tidak hanya kehilangan seluruh harta bendanya, pria ini mengalami peristiwa yang tak terlupakan.

Saat tengah malam banjir bandang datang, Amir mencoba menyelamatkan dua saudaranya, Irfan dan Samsul yang terseret arus banjir. Berkat perjuangannya, Irfan dapat terselamatkan, sedangkan Samsul tewas terbawa derasanya arus.

Perjuangan Amir berlanjut, saat tubuhnya ikut terseret arus banjir hingga kelautan. Amir harus bertahan hidup di tengah lautan selama 8 jam dengan berpegangan pada kayu yang awalnya menjepit kaki.

Sekitar pukul 08.00 WIB, Amir ditemukan seorang security yang sedang berjaga. Amir pun dibawa ke pos satpam untuk dimintai keterangan dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit BOB Bazar Kalianda.

Usai menjalani perawatan selama 4 hari, Amir diperbolehkan pulang dan bisa berkumpul dengan anggota keluarganya.

Meski masih menyimpan duka karena kehilangan saudara dan harta bendanya. Namun, Amir bersyukur masih dapat berkumpul kembali bersama keluarga.

Video Editor: Teza Ramananda

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut