Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Ratusan Warga Berebut Gunungan dalam Tradisi Ruwat Bumi di Tegal
Advertisement . Scroll to see content
">
Advertisement . Scroll to see content

DENPASAR, iNews.id - Ratusan muda-mudi di Banjar Kaja, Desa Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, mengkuti tradisi omed-omedan. Tradisi yang diikuti anggota Sekaa Teruna itu digelar sehari setelah Nyepi atau saat hari Ngembak Geni.

Tradisi omed-omedan yang berarti tarik-menarik ini diwariskan sejak abad ke-17 dan menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik serta mancanegara. Peserta omed-omedan setidaknya berusia 17-30 tahun dan belum menikah.

Sebelum acara omed-omedan dimulai, diadakan pementasan tarian barong bangkung. Saat itu para remaja Sekaa Teruna Satya Dharma Kerti mulai melakukan persembahyangan bersama di pura. Warga Denpasar dan wisatawan tumpah ruah di Jalan Raya Sesetan saat tradisi setahun sekali ini dimulai.

Omed-omedan dimulai saat masing-masing di antara mereka diangkat dan kemudian dihadap-hadapkan. Tradisi tersebut semakin meriah saat para remaja saling bertabrakan kemudian disiram air.

Usai acara omed-omedan, beberapa peserta mengalami kerauhan atau kesurupan. Hal tersebut dipercaya sebagai kehadiran Ida Betara yang berstana atau hadir di Pura Balai Banjar. Peserta yang kerauhan kembali tenang setelah mendapatkan percikan tirta dari pemangku.

Video Editor: Alvian Surya

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut