Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Air Sungai Deli Mendadak Berwarna Hitam Pasca Kebakaran PT Musim Mas di Medan
Advertisement . Scroll to see content
">
Advertisement . Scroll to see content

JOMBANG, iNews.id - Pabrik pengolahan plastik di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, membuang limbah B3 di berbagai tempat. Tak hanya di Kecamatan Sumobito dan Kesamben, di situs peninggalan majapahit juga ditemukan timbunan karung limbah berbahaya yang diduga milik pabrik tersebut.

Tumpukan limbah B3 dari sejumlah pabrik pengolahan plastik bekas bahan alumunium juga ditemukan di sejumlah tempat. Banyaknya tumpukan karung limbah, membuat area situs yang sebelumnya sangat sejuk dan asri berubah menjadi kotor, berbau menyengat dan membuat mata pedih.

Padahal beberapa waktu lalu, daerah ini sudah diteliti oleh petugas dari Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Trowulan dan dinyatakan sebagai situs peninggalan majapahit yang harus dijaga kelestariannya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai hal ini Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Jombang Vidya Buana mengaku pada 2017 pihaknya bersama dengan timmnya telah turun ke lokasi pembuangan limbah di Kecamatan Sumobito. Hasilnya, 90 persen warga yang berada di sekitar lokasi pembuangan limbah terpapar dan menderita berbagai macam penyakit terutama Ispa.

Namun, dinas kesehatan mengaku tidak memiliki kewenangan untuk menindak pabrik pengelola plastik penghasil alumunium yang membuang limbahnya sembarangan tersebut.

Video Editor: Khoirul Anfal

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut