BELITUNG, iNews.id - Munculnya beragam varian kopi dan coffee shope, membuat kegiatan minum kopi menjadi gaya hidup di sejumlah daerah. Salah satunya di Pulau Belitung.
Pantai dengan pasir putih dan birunya laut saip membius siapa saja yang datang ke daerah ini. Apalagi dengan modal beragam formasi geologi yang unik dan dukungan masyarakatnya, Belitung ingin menjadi geopark yang diakui UNESCO sebagai warisan bumi dunia.
Untuk diakui sebagai geopark, sebuah wilayah harus memenuhi tiga pilar utama taman bumi. Pertama, keragaman geologi; Kedua, keragaman hayati; dan Ketiga, keberagaman budaya.
Belitung tidak hanya memiliki kebudayaan berupa tarian, adat istiadat, atau bentuk kesenian lain, pulau ini memiliki sebuah kebiasaan yang mengakar sejak puluhan tahun silam, yaitu tradisi minum kopi.
Menikmati kopi manggar menjadi rutinitas warga sebagai syarat memulai aktivitas di pagi hari. Karena banyaknya kedai kopi di Manggar, Belitung dijuluki sebagai Kota 1.001 Warung Kopi.
Meski bukan daerah penghasil kopi, belitung memiliki kopi dengan aroma dan rasa khas yang didatangkan dari Jawa dan Lampung. Kebiasaan ini berakar dari kebiasaan karyawan PT Timah yang memulai dan mengakhiri aktivitas dengan duduk bersama sambil menyeruput secangkir kopi.
Bila Anda datang ke Geopark Belitung, jangan lupa untuk menikmati kopi yang tak kalah nikmat dari kedai kopi modern, sambil menikmati indahnya bentang alam bumi Laskar Pelangi.
Video Editor : Ginta FR
Editor: Dani M Dahwilani