Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Viral Kisah Kevin Silaban, Komandan Paskibra yang Tetap Bertugas meski Ayah Meninggal Dunia
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

SIKKA, iNews.id - Hidup di gubuk berukuran 2x3 meter tanpa sekat, Elisabeth Gentia menghidupi anaknya dengan menenun sarung. Kedua anaknya menderita gangguan jiwa, dan satu anak lainnya mengalami gizi buruk sejak masih bayi. Dan kini, sudah dua puluh tahun anaknya terbaring lemah.

Selain menenun, Elisabeth bertahan hidup dari bantuan pemerintah melalui Program Keluarga Harapan (PKH). Selama ini, Dinas Sosial Kabupaten Sikka membantunya dengan memberikan bahan makan makanan dan pakaian. Pihak gereja juga pernah memberikan bantuan kepada Keluarga yang kini menetap di Desa Heo Puat.

Saat ditemui di lokasi, seorang warga sedang memberikan bantuan pada ketiga anaknya. Saat ini, Elisabeth dan anaknya hidup di gubuk yang mereka bangun di kebun jauh dari akses rumah sakit.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut