Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Menkes Budi Gunadi Soroti Wabah Campak di AS, Sebut Sebagai Dampak Antivax
Advertisement . Scroll to see content
">
Advertisement . Scroll to see content

ASMAT, iNews.id - Kejadian luar biasa yang dialami oleh masyarakat Asmat, Papua hingga kini masih belum terselesaikan. Tercatat 651 anak terdampak campak, 223 menderita gizi buruk dan 11 lainnya menderita campak dan gizi buruk. Selain itu, 72 anak meninggal dunia.

Status kejadian luar biasa di Asmat memang telah dicabut, namun tragedi ini harusnya dapat mengingatkan pemerintah tentang dana otonomi khusus yang ternyata kurang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat asli Papua.

Di sisi lain, pemerintah juga harus lebih sensitif dengan budaya Papua yang masih kental agar tidak salah dalam menentukan kebijakan.

Bagaimanapun, peristiwa ini telah terjadi dan menjadi catatan di dunia kesehatan Tanah Air, di tengah gencarnya pemerintah membangun di tanah Papua. Di mana pembangunan infrastruktur sudah seharusnya diiringi dengan kehidupan masyarakat yang layak.

Video Editor: Khoirul Anfal

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut