JAKARTA, iNews.id – Polisi mengungkap kronologi kasus penyiraman cairan kimia yang diduga air keras terhadap korban bernama Andri Yunus di kawasan Jakarta Pusat. Berdasarkan hasil penyelidikan, para terduga pelaku diduga telah mengikuti pergerakan korban sejak sebelum kejadian.
Dalam keterangan persnya, Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, kepolisian menyampaikan korban diserang orang tidak dikenal dengan cara menyiramkan cairan yang diduga zat kimia asam kuat ke arah wajah dan tubuh korban.
Dihujani 60 Drone Sepanjang Malam, MBS Ancam Iran jika Terus Menyerang
“Telah diduga diserang oleh pelaku orang tidak dikenal dengan cara menyiramkan cairan yang diduga zat kimia asam kuat ke arah wajah dan tubuh korban,” kata Iman Imanuddin.
Sebagai bentuk keseriusan dalam mengungkap kasus tersebut, kepolisian membentuk tim gabungan untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan. Tim ini terdiri atas penyidik Satreskrim Polres Jakarta Pusat, Direktorat Tindak Pidana Umum Polda Metro Jaya, serta Bareskrim Polri.
Polisi kemudian melakukan serangkaian penyelidikan dengan menganalisis rekaman kamera pengawas atau CCTV serta menelusuri saluran komunikasi yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.
Dalam proses penyelidikan, aparat mengumpulkan rekaman dari puluhan kamera pengawas yang berada di berbagai titik di Jakarta.
“Ada 86 titik kamera pengawas yang kami ambil sehubungan dengan titik-titik di mana diduga para pelaku penyiraman ini berangkat dan kembalinya,” kata Iman.