BALIKPAPAN, iNews.id – PT Pos Indonesia melalui Kantor Pos KCU Balikpapan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Sosial (BLT Kesra) 2025 kepada lebih dari 18.000 keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Executive General Manager (EGM) KCU Kantor Pos Balikpapan, Hemat Firdaus, menjelaskan bahwa data penerima BLT Kesra diterima langsung dari pusat secara by name by address dan telah tersortir hingga tingkat kecamatan dan kelurahan. Berdasarkan data tersebut, pihak Kantor Pos kemudian berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Dinas Sosial setempat untuk mendukung sosialisasi serta kelancaran penyaluran bantuan.
Kemensos dan Dirut PT Pos Indonesia Pantau Langsung Penyaluran BLT Kesra 2025 di Surabaya
Dalam pelaksanaannya, PT Pos Indonesia menerapkan tiga pola penyaluran BLT Kesra, yakni pembayaran langsung di kantor pos, melalui komunitas, serta layanan antar ke rumah bagi penerima tertentu seperti penyandang disabilitas dan ibu hamil yang tidak memungkinkan datang langsung ke kantor pos. “Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan mendekatkan layanan kepada masyarakat,” ujar Hemat.
Ia juga menyampaikan bahwa penyaluran BLT Kesra di wilayah Kaltim dan Kaltara memiliki tantangan geografis tersendiri.
Distribusi bantuan dilakukan dengan berbagai moda transportasi, mulai dari jalur darat, sungai, hingga udara, guna memastikan bantuan sampai kepada penerima di seluruh wilayah.
BLT Kesra Rp900.000 Masih Bisa Dicairkan jelang Akhir Tahun, Ini Cara Cek Statusnya!
Sementara itu, para penerima manfaat mengaku terbantu dengan adanya BLT Kesra.
Muhammad Yamin, salah satu KPM di Balikpapan, mengatakan bantuan sebesar Rp900.000 digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Semoga bantuan ini terus berlanjut. Terima kasih kepada pemerintah,” ujar Muhammad Yamin.
Hore! BLT Kesra Tambahan 3,2 Juta Keluarga Penerima Mulai Cair Hari Ini
Hal senada disampaikan Yuniarti, penerima BLT Kesra lainnya. Ia mengaku senang menerima bantuan tersebut yang akan dimanfaatkan untuk kebutuhan anak-anak dan makan sehari-hari.
Editor: Komaruddin Bagja