Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next :  Balita Idap Gizi Buruk di Sikka, Setiap Hari Makan Ubi dan Pisang  
Advertisement . Scroll to see content
">
Advertisement . Scroll to see content

TANGERANG, iNews.id - Sebanyak 25 anak mengalami gizi buruk di Kabupaten Tangerang, Banten. Pemerintah setempat melalui posyandu terus berupaya mengentaskan masalah tersebut. 

Meskipun berdekatan dengan ibu kota, masalah gizi buruk yang dialami 25 balita menjadi sebuah ironi. Kekurangan nutrisi saat hamil dan pola makan menjadi faktor penyebab masalah tersebut. 

Mahesa (13), salah satu penyandang gizi buruk di daerah tersebut, mengalami gangguan reterdasi mental atau penurunan fungsi intelektual. Kondisi ini ditambah tuna wicara sejak lahir yang mengakibatkan berat badan bocah kurang idealdi usianya.

Puskesmas Kecamatan Kronjo melakukan pemantauan status gizinya secara terus menerus dengan memberikan makanan tambahan. Namun, karena riwayat gizinya kurang baik sejak lahir terpaksa Mahesa di rujuk ke rumah sakit.

Kini, kondisi Mahesa mengalami perbaikan menjadi fase gizi kurang dari yang sebelumnya berstatus gizi buruk.

Di sisi lain, Muhamad Yusuf juga mengalami peningkatan kesehatan. Balita berusia enam bulan yang sebelumnya menderita gizi buruk, kini telah terlihat sehat. Bahkan sesekali tertawa saat diajak bercanda dengan orang dewasa.

Sebelumnya, berat badan Yusuf saat usia dua bulan hanya dua kilogram. Namun dengan pengawasan penuh oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Yusuf bisa sehat kembali.

Sebelumnya bupati tangerang / ahmed zaki iskandar  langsung bergerak cepat / mengarasi puluhan balita yang 

Video Editor: Khoirul Anfal

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut