Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Ketua Umum IDAI Ungkap Gaya Hidup jadi Faktor Utama Penyebab Gagal Ginjal
Advertisement . Scroll to see content

IDI Sosialisasikan Wajib Imuniasi Ulang

Senin, 18 Desember 2017 - 14:39:00 WIB
">
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dan Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia menggelar konferensi pers mengenai wajib Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi ulang. ORI bertujuan untuk mengendalikan kejadian luar biasa (KLB) melalui imunisasi, dalam hal ini penyakit difteri.

Mewabahnya penyakit difteri pada 28 provinsi di Indonesia disebabkan oleh imunitas anak yang lemah. Pasien yang menderita difteri memiliki catatan imunisasi tidak lengkap, yang pada umumnya hanya mendapatkan imunisasi 3 hingga 4 kali imunisasi difteri, pertusis, dan tetanus (DPT). Terutama pada anak usia sekolah, yaitu pada umur 5-10 tahun.

Hingga kini, 38 anak Indonesia meninggal karena terserang penyakit difteri, sementara 600 anak dirawat pada 120 rumah sakit, di kota dan kabupaten.


Video Editor: Alvian Surya

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut