Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Komnas HAM Desak TNI: Tutup Permanen Lokasi Pemusnahan Amunisi di Garut!
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNEWS.ID - TNI Angkatan Darat membuka peluang bagi anak-anak warga korban ledakan pemusnahan amunisi di Garut untuk bergabung menjadi prajurit. 

Kepala Pusat Penerangan Angkatan Darat Brigjen Wahyu Yudhayana, dalam keterangannya, Rabu kemarin mengatakan, hal ini merupakan bentuk pertanggungjawaban TNI AD terhadap para korban.

Anak-anak korban tersebut akan didampingi dan dibimbing satuan kewilayahan TNI AD di Kabupaten Garut, yakni jajaran Kodim 0611 Garut, sehingga prosesnya dapat berjalan dengan baik.

Sembilan korban tewas dari masyarakat sipil juga telah diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan. TNI memberikan bantuan kepada keluarga yang ditinggalkan akibat insiden ledakan ini.

Diketahui, 13 orang tewas dalam peristiwa ledakan pemusnahan amunisi kedaluwarsa di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Garut pada Senin, 12 Mei lalu. Sembilan koban tewas merupakan warga sipil, sedangkan empat anggota TNI.

Editor: Mu'arif Ramadhan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut