Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Headline iNEWS.ID: Buntut Kasus Pelecehan di RSHS Bandung, Calon Dokter Spesialis Wajib Tes Psikologi
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Nasib pahit dialami 115 siswa SMA Negeri I Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Mereka tak bisa mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi Tahun Ajaran 2025.

Para siswa gagal ikut SNBP lantaran pihak sekolah telat mengisi Pangkalan Data Siswa dan Sekolah, selama periode pengisian di Desember 2024 hingga Januari 2025. Ratusan siswa bersama wali murid pun berdemonstrasi di sekolah, Senin lalu, memeluapkan kekecewaannya.

Pihak sekolah telah menggelar mediasi dengan wali murid untuk membahas persoalan tersebut. Orang tua siswa mendesak agar kepala sekolah dan guru yang lalai dalam pengisian PPDS, dicopot atau pindahkan dari Kabupaten Mempawah. Mereka juga mendesak guru mengundurkan diri.

Sementara Kepala SMAN 1 Mempawah Endang Superi Wahyudi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh orang tua murid. Dia mengakui bersalah dan akan bertanggung jawab. Sekolah akan memberikan bimbingan belajar, agar siswa dapat lulus mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer, Seleksi Nasional Berdasarkan Tes.

SNBP merupakan salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri, yang diadakan oleh Kemendikdasmen. Seleksi ini berdasarkan nilai rapor atau berbasis prestasi.

Editor: Wahyu Triyogo

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut