Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Tak Jadi Ditahan Bersama Roy Suryo, dr Tifa Serukan Masyarakat Jangan Takut Suarakan Kebenaran
Advertisement . Scroll to see content
">
Advertisement . Scroll to see content

LOMBOK, iNews.id - Sejumlah warga Desa Wanasaba, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) berinisiatif mendirikan sanggar belajar bagi anak-anak yang ditinggalkan kedua orang tuanya menjadi TKI. Sanggar ini menjadi tempat bermain dan belajar bagi anak-anak yang jauh dari kedua orang tuanya.

Sanggar yang didirikan secara swadaya sebagai upaya untuk menjaga tumbuh kembang anak-anak di Dusun Beak Lauk. Penuh kesabaran para pengurus sanggar mencurahkan kasih sayang kepada anak-anak ini.

Mereka berharap melalui sanggar ini beban psikologi anak-anak yang jarang bertemu dengan kedua orang tuanya bisa terkurangi. Sehingga, anak-anak bisa tumbuh selayaknya yang diasuh langsung kedua orang tuanya.

Di Desa Wanasaba, setidaknya ada 350 anak-anak yang ditinggalkan kedua orang tua karena menjadi TKI di luar negeri. Sulitnya ekonomi membuat para orang tua memilih bekerja di luar negeri.

Desa Wanasaba sendiri menjadi salah satu penyumbang TKI terbanyak di Lombok Timur. Setidaknya, hampir seluruh warga di desa ini memilih menjadi TKI.

Video Editor: Teza Ramananda.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut