Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Banjir Pekalongan, Pengungsi Mulai Menderita Penyakit
Advertisement . Scroll to see content
">
Advertisement . Scroll to see content

SUMEDANG, iNews.id - Seorang remaja asal Sumedang, Jawa Barat, Aris Rahman, 17 tahun harus menjalani kehidupannya terbaring lemas sambil membawa infus. Dia didiagnosa kekurangan protein pembawa oksigen atau hemoglobin oleh dokter.

Akibatnya, Aris harus melakukan transfusi darah setiap hari. Selain itu, ada keanehan lain, di mana Aris harus dekat dengan kipas angin.

Terkendala ekonomi keluarga yang serba kekurangan, penyakit Aris pun tak kunjung tersembuhkan. Biaya operasi yang menjulang tinggi membuat orang tua Aris memutuskan untuk merawat anaknya di rumah dengan pengobatan seadanya.

Kini, keluarganya berharap ada bantuan dermawan untuk mengobati Aris. Peran pemerintah ataupun Dinas Sosial untuk membantu warga miskin yang membutuhkan pengobatan sangat dibutuhkan.

Video Editor: Alvian Surya

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut