JAKARTA, iNews.id - Penyalahgunaan Pil PCC atau campuran dari paracetamol, caffeine, dan carisoprodol, yang saat ini banyak digunakan kaum remaja, menimbulkan dampak negatif. Pelaku mengalami halusinasi, bicara melantur, demam tinggi serta mual-mual.
Pada September 2018, lebih dari 50 pelajar di Kendari, Sulawesi Tenggara menyalahgunakan pil tersebut. Padahal, obat itu digunakan untuk menghilangkan rasa sakit atau penyakit jantung.
Berdasarkan izin edar, obat tersebut tidak dapat diperjualbelikan secara bebas tanpa resep dokter. Namun, di Kendari para pelajar dapat dengan mudah membeli obat tersebut, bahkan banyak dari mereka yang sengaja mencampurkan dengan bahan kimia lain.
[Video Editor: Khoirul Anfal]
Editor: Dani M Dahwilani