Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Kembali Dibuka usai Ditutup saat Nyepi
Advertisement . Scroll to see content
">
Advertisement . Scroll to see content

DENPASAR, iNews.id - Lomba ogoh-ogoh yang digelar di Desa Dauh Puri, Denpasar, Bali, berlangsung meriah. Puluhan ogoh-ogoh mini karya seniman dari berbagai kabupaten di Provinsi Bali meramaikan lomba menyambut perayaan Nyepi. Bentuk yang dihadirkan antara lain ogoh-ogoh taru menyan, pengiwa leak desti, hingga ogoh-ogoh banas pati raja.

Meski berbentuk lebih mungil, pembuatan miniatur ogoh-ogoh itu justru lebih rumit dibanding pembuatan ogoh-ogoh pada umumnya. Detail dari setiap bagian harus dikerjakan secara teliti dan hati-hati agar mampu menyerupai bentuk ogoh-ogoh pada umumnya.

Seniman ogoh-ogoh juga harus paham dengan teknik-teknik menganyam, termasuk teknik dalam mengatur komposisi anatomi tubuh. Sehingga antara besar muka, badan, maupun kaki bisa seimbang atau sesuai dengan yang diharapkan.

Uniknya, melalui inovasi penggunaan teknologi sistem android menyerupai robot, miniatur ogoh-ogoh sudah mampu bergerak sendiri. Meski demikian, unsur penilaian dalam lomba ogoh-ogoh mini tersebut adalah anatomi tubuh, estetika, dan tujuh kriteria lainnya.

Video Editor: Alvian Surya

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut