Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Minim Pasokan, Harga Cabai di Pasaran Semakin Tinggi
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

JAMBI, iNews.id - Kemarau dan cuaca ekstrem juga berdampak kepada hewan ternak. Hal ini dialami peternak telur burung puyuh di Desa Pematang Jering, Jambi. Banyak burung puyuh yang dipelihara peternak mati mendadak setiap harinya.

Hal ini disebabkan suhu udara yang begitu panas akibat kemarau panjang. Dalam sehari sekitar 5 ekor burung puyuh mati di kandang. Untuk mengurangi suhu panas tersebut, peternak burung puyuh terpaksa menyemprotkan air ke setiap kandang secara rutin.

Produser: Reza Ramadhan

Editor: Wahyu Triyogo

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut