Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Jokowi Dianggap Bagian Keluarga Besar, GP Ansor: Siapa pun yang Menyakitinya dan Keluarganya maka Sama dengan Menyakiti Kami
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang mengaku diminta kepolisian untuk membuat video testimoni tentang pemilu damai. Rektor Unimus menegaskan tidak diminta untuk membuat testimoni kinerja Presiden Jokowi.

Sebelumnya, sejumlah rektor diminta untuk membuat testimoni kinerja Presiden Jokowi dan ucapan untuk mensukseskan pemilu damai.

Editor: Wahyu Triyogo

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut