JAKARTA, iNews.id - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menyampaikan bela sungkawa atas gugur dan terlukanya trajurit TNI yang menjalankan tugas konstitusi dan mandat PBB di Lebanon Selatan. Indonesia mendesak kepada Dewan Keamanan PPB untuk segera menggelar sidang penyelidikan dan menjatuhkan sanksi terhadap Israel.
Ketua MPR Ahmad Muzani mengatakan, pihaknya mengusulkan kepada pemerintah untuk memberi penghargaan terhadap TNI yang gugur dan terluka serta keluarga yang ditinggalkan.
"Sesuai dengan konstitusi yang memerintahkan untuk melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia," ujarnya.
MPR meminta agar pemerintah menarik pasukannya dalam misi perdamaian. Sebab ini daerah yang membahayakan bagi keselamatan TNI, seperti yang terjadi di Lebanon Selatan.
"Itu sebabnya MPR merasa perlu menyampaikan pandangan ini ke hadapan masyarakat," kata Ahmad Muzani.
Dia menilai tidak ada jaminan keselamatan bagi pasukan misi perdamaian yang merupakan pasukan penjaga perdamaian, maka MPR meminta agar pemerintah mempertimbangkan untuk menarik seluruh pasukan yang ada di lapangan sesuai dengan konstitusi, yakni menjaga keselamatan bagi warga negaranya.
Editor: Dani M Dahwilani