Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Penemuan Kerangka Manusia di Kwitang, Polisi Lakukan Tes DNA
Advertisement . Scroll to see content
">
Advertisement . Scroll to see content

TIMIKA, iNews.id - Ratusan guru honorer di Kota Timika, Papua mengamuk dan merusak Kantor Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan (Disdiksarbud) setempat. Aksi massa ini dipicu tidak kunjung cairnya insentif yang sudah berlangsung dua tahun lebih.

Semula, kedatangan ratusan guru honorer ke Kantor Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan sejak pukul 10.00 WIT berlangsung tertib. Kedatangan mereka untuk meminta tanggapan terkait insentif yang sudah dua tahun lebih belum dibayarkan oleh Kepala Disdiksarbud Jeny Osehin Usmani.

Namun kedatangan mereka ternyata belum ada tanggapan yang baik dari dinas terkait. Sehingga ratusan massa guru honorer marah dan merusak kantor dinas tersebut. Selain memecahkan kaca kantor, massa juga merusak fasilitas kantor, serta membuang berkas-berkas kantor keluar ruangan.

Ironisnya, tidak ada pegawai dinas maupun petugas keamanan yang mencegah dan melarang aksi massa tersebut. Hal ini membuat massa semakin leluasa merusak seisi kantor. Aksi itu baru bisa dihentikan setelah petugas Polres Timika tiba di lokasi kejadian. Polisi kemudian membawa Sembilan orang yang diduga sebagai provokator untuk dimintai keterangan.

Video Editor: Khoirul Anfal

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut