JAKARTA, iNews.id - PT ASABRI (Persero) melalui Kantor Cabang Banda Aceh menggelar kegiatan edukasi program dan layanan kesehatan bagi ratusan peserta aktif, pensiunan, serta ahli waris dari unsur TNI, Polri, dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Polri. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai berbagai program dan layanan sekaligus memperkuat hubungan antara perusahaan, peserta, dan mitra kerja.
Selain sesi edukasi, peserta memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis, seperti pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah. Suasana kegiatan juga menjadi ajang silaturahmi bagi para purnawirawan yang kembali bertemu dengan rekan-rekannya. Salah seorang purnawirawan Polri, Jarjani, mengaku kegiatan tersebut memberikan manfaat lebih dari sekadar informasi. "Kami merasa ASABRI tetap hadir mendampingi kami, baik saat masih aktif maupun setelah pensiun," ujarnya.
Kepala Kantor Cabang PT ASABRI (Persero) Banda Aceh, Nurcahyono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran langsung perusahaan di tengah para peserta. "Kami ingin memastikan peserta tetap merasa dekat dan nyaman dengan layanan kami, sekaligus memperkuat hubungan dalam suasana yang bermanfaat," katanya.
Dalam kesempatan itu, ASABRI juga memperkenalkan layanan digital melalui aplikasi ASABRI Mobile dan ASABRI STAR. Kedua aplikasi tersebut memungkinkan peserta melakukan autentikasi bulanan secara daring serta menyampaikan Surat Pernyataan Tanda Bukti Diri (SPTB) tahunan tanpa harus datang ke kantor cabang. Salah satu peserta, Marseila, menilai layanan digital tersebut mempermudah proses administrasi. "Pelaporan SPTB kini jauh lebih mudah karena bisa dilakukan melalui smartphone," tuturnya.
ASABRI menyatakan transformasi layanan digital menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta. Melalui jaringan 33 kantor cabang di berbagai daerah serta dukungan mitra kerja pembayaran, perusahaan menargetkan layanan asuransi sosial bagi prajurit TNI, anggota Polri, dan ASN di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Polri tetap adaptif, berkelanjutan, serta mudah diakses sesuai kebutuhan peserta.
Editor: Yudistiro Pranoto