ISLAMABAD, iNews.id - Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menyebut Pemerintah Amerika Serikat (AS) harus mengakui Taliban sebagai penguasa Afghanistan cepat atau lambat. Pasalnya Afghanistan di ambang krisis besar yang dampaknya bisa sangat luas, terutama di kawasan.
Khan, dalam wawancara dengan stasiun televisi Turki TRT World, mengatakan, jika AS tidak mencairkan cadangan dana, Afghanistan bisa menghadapi situasi kacau. Akibatnya akan terjadi krisis ekonomi dan kemanusiaan yang berdampak pada munculnya gelombang pengungsi baru ke seluruh dunia, terutama negara di kawasan. Pakistan saat ini sudah menampung hampir 3,5 juta pengungsi Afghanistan.
Perebutan Afghanistan oleh Taliban mendorong AS dan lembaga keuangan internasional memutuskan hubungan dengan negara itu. Aset bank sentral Afghanistan senilai lebih dari 9 miliar dolar AS dibekukan yang memicu krisis likuiditas.
Pemerintah Khan juga telah meminta Barat untuk membuka dialog dengan Taliban. Afghanistan saat ini sedang melewati tahap menentukan yang bersejarah, bergerak menciptakan stabilitas setelah perang yang berlangsung 40 tahun. Jika salah arah, kekacauan dan krisis kemanusiaan dan pengungsi besar akan berdampak ke negara lain, terutama tetangga.
Editor: Anton Suhartono