Tren Baju Lebaran 2026 ala Gen Z, Tak Harus Baru yang Penting Kompak!
JAKARTA, iNews.id — Tren baju Lebaran 2026 mengalami pergeseran menarik, khususnya di kalangan Gen Z. Jika dulu Idulfitri identik dengan pakaian baru, kini generasi muda justru mulai meninggalkan pola tersebut.
Riset Populix yang melibatkan 1.000 responden Gen Z dan milenial menunjukkan bahwa hanya sekitar 29% responden yang masih mengaitkan Lebaran dengan keharusan memakai baju baru. Sisanya? Mereka punya prioritas lain.
Susan Adi Putra, Research Director Populix, mengungkapkan bahwa Gen Z kini cenderung lebih realistis. Mereka mempertimbangkan kondisi keuangan dan kelayakan pakaian yang sudah dimiliki dibanding memaksakan membeli baru.
"Sekitar 30% responden mengutamakan kelayakan baju, sementara 26% hanya akan membeli baru jika kondisi finansial memungkinkan," jelas Susan dalam keterangan resminya, Rabu (18/3/2026).
Suasana Jalanan di Jakarta jelang Lebaran, Sepi atau Ramai?
Alih-alih fokus pada baju baru, Gen Z justru mengedepankan kekompakan. Tren baju serasi keluarga atau sarimbit semakin kuat tahun ini. Tujuh dari sepuluh keluarga di Indonesia berencana mengenakan outfit senada saat Lebaran.
Menariknya, sebagian Gen Z memilih tampil kompak tidak hanya dengan keluarga inti, tetapi juga keluarga besar. Selain mempererat kebersamaan, alasan visual seperti hasil foto yang lebih rapi juga jadi pertimbangan.
Tren Baru! Ramai Sewa iPhone Mulai Rp100.000 jelang Lebaran di Gunungkidul
Dalam menentukan gaya Lebaran, Gen Z sangat dipengaruhi dunia digital. Sebanyak 82% responden mengaku mencari inspirasi dari media sosial, disusul live streaming sebesar 39%.
Arus Mudik Lebaran 2026 Pagi Ini, One Way di Tol Cikampek Km 70-421 Semarang Barat
Fenomena ini menegaskan bahwa tren fashion kini tidak lepas dari peran platform digital yang menjadi etalase utama gaya berpakaian anak muda.
Soal tampilan, Gen Z tahun ini cenderung memilih gaya yang lebih simpel. Potongan pakaian yang rapi, desain minimalis, dan warna-warna netral jadi pilihan utama.
Warna earth tone seperti beige, olive, khaki, dan cokelat mendominasi pilihan perempuan, bersama nuansa pastel yang lembut. Sementara itu, laki-laki lebih memilih warna putih, diikuti warna netral dan gelap.
Tak hanya soal estetika, Gen Z juga mempertimbangkan fungsi. Pakaian Lebaran diharapkan bisa dipakai kembali untuk aktivitas lain, sehingga lebih praktis dan tidak sekadar sekali pakai.
Dari sisi anggaran, mayoritas Gen Z menetapkan budget sekitar Rp500.000 atau kurang untuk satu set baju Lebaran. Angka ini menunjukkan kecenderungan mereka untuk tetap tampil stylish tanpa harus boros.
Editor: Muhammad Sukardi